Saat ini pekerjaan dalam bidang apapun pasti mensyaratkan adanya pemenuhan kompetensi. Apa itu kompetensi? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kompetensi adalah kewenangan (kekuasaan) untuk menentukan (memutuskan sesuatu). Hal ini menyiratkan bahwa kompetensi berkaitan erat kaitannya dengan kemampuan yang dimiliki seseorang atau individu dalam melaksanakan jenis pekerjaan tertentu. Kompetensi sendiri saat ini dijadikan acuan yang sangat penting dalam pekerjaan karena sangat berpengaruh dalam kualitas tenaga kerja.

Bahkan, bukan saja karena adanya peraturan pemerintah, tetapi banyak perusahaan yang saat ini mewajibkan calon tenaga kerja untuk memiliki sertifikat kompetensi sesuai bidang pekerjaan yang ditekuni. Pakar kependidikan,  Surya Dharma, MPA, Ph.D memaparkan bahwa untuk mencapai proses perolehan sertifikat kompetensi harus melalui serangkaian penilaian oleh asesor. Hal tersebut meliputi aspek pengakuan, pemahaman, dan pengkajian.

Sertifikasi kompetensi sebagai bentuk pengakuan merujuk pada penilaian individu sesuai dengan kompetensi bidang yang digeluti. Pengakuan ini tidak saja sebagai sebuah legalitas tetapi sebagai bukti nyata bahwa individu atau  pekerja telah memiliki kemampuan sesuai standar yang ditetapkan. Hal ini tentu saja akan memudahkan pekerja tersebut diterima di industri.

Aspek pemahaman (understanding) para pekerja akan terlihat ketika proses asesmen dilaksanakan melalui serangkaian proses uji yang telah dipersiapkan oleh asesor baik dalam bentuk uji tertulis, wawancara, demontrasi, dan berbagai metode uji yang lain. Pemahaman tentang pengetahuan dasar dan implementasi di dunia industri akan terlihat secara nyata dari hasil asesmen tersebut. Dalam proses tersebut asesor tidak hanya dapat melihat tetapi juga mengkaji hasil pekerjaan yang telah diselesaikan.  Tenaga kerja yang telah memiliki sertifikat kompetensi akan memperoleh manfaat seperti di bawah ini.

  1. Meningkatkan posisi tawar tenaga kerja dalam memperoleh pekerjaan yang diinginkan.
  2. Menunjukkan seseorang/individu telah menunjukkan kemampuan di sebuah bidang sesuai  standar kerja.
  3. Meningkatkan performa perusahaan atau lembaga tempat bekerja yang memiliki tenaga kerja yang kompeten dan bonafid.