Sebagai Seorang Ibu…

Momen hari kartini yang dirayakan setiap 21 April rasanya masih segar di ingatan. Sosok Kartini selalu membawa ingatan kita pada kisah wanita berpikiran modern, ibu yang mulia, dan wanita yang menaruh perhatian besar pada bangsanya. Hal tersebut menyentil kenyataan bahwa sosok ibu adalah bagian dari kesempurnaan wanita. Ibu merupakan kata lain dari sebuah tali temali kasih sayang yang indah. Padanya melekat sebuah nama lain dari kasih sayang yang dianugerahkan Allah sebagai rahmat bagi hamba-Nya. Ibu ibarat makhluk yang dekat dengan malaikat yang menjadi pelindung anak-anaknya dari setiap kejahatan yang akan menyakiti mereka. Bahkan, ketika manusia terlahir tanpa dampingan seorang ibu, rasanya mereka akan siap menukar apapun yang dimilikinya demi kehadian sang ibu tercinta. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika seorang ibu selalu diagungkan kebaikannya baik ketika dia masih ada ataupun sudah tiada.

Begitupun seorang ibu, dia selalu identik dengan rumah tangga dan memang kodratnya wanita adalah menjadi seorang ibu. Akan tetapi, saat ini wanitapun sudah banyak ambil bagian dalam dunia perbisnisan. Sektor-sektor kecantikan, fashion, kebugaran, dan lain sebagainya sudah banyak digeluti oleh pasangan adam ini. Dapat dikatakan bahwa sektor-sektor tersebut memang dekat dengan kehidupan wanita.

Banyak yang bilang kalau wanita adalah  makhluk yang unik dan susah dimengerti. Kalau menurut saya, wanita itu multitasking, yaitu mampu mengerjakan banyak tugas dalam satu waktu. Inilah yang membedakan wanita dengan pria karena pria biasanya fokus pada satu hal saja. Contoh sederhana saja, selain sebagai ibu, seorang wanita juga merangkap sebagai manager keuangan keluarga, jadi partner bagi suaminya, jadi guru bagi anak-anaknya, jadi koki bagi keluarganya, jadi juru bicara bidang sosial dengan tetangga, jadi perawat saat anak-anak atau suami sakit. Dan itu luar biasa!!!

Bahkan dalam dunia ibu, seorang wanitapun dituntut untuk menguasi seni.  Menyusui pun juga bisa dipandang sebagai seni. Menyusui harus dengan sabar dan telaten, kalau kita kemrungsung maka bayinya nangis. Nah, karena Allah menciptakan wanita memiliki banyak kelebihan tadi (multitasking) maka ketika seorang wanita menjadi entrepreneur dia akan mendominasi (dan harusnya lebih baik). Semangat untuk para kartini yang tidak lelah untuk terus bergerak dan berusaha memberikan banyak manfaat. (22/4/rd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *