Anak dan Wanita Karir

Dahulu, seorang ayah dikenal sebagai satu-satunya pencari nafkah keluarga yang biasa bekerja di luar rumah. Posisi ibu/perempuan adalah sebagai ibu rumah tangga yang mengurus anak dan melakukan pekerjaan rumah. Saat ini, seorang ibu yang bekerja sudah biasa. Bahkan, karena kesibukan tersebut seringkali seorang wanita harus meninggalkan buah hati di rumah. Hal ini tentu menimbulkan kekhawatiran tersendiri karena tidak dapat membersamai pertumbuhan si kecil. Di sisi lain, keinginan untuk mengaktualisasi diri dengan bekerja juga salah satu hal yang banyak diharapkan wanita masa kini.

Menanggapai kasus suami istri yang sama-sama bekerja tentu ada akibat yang ditimbulkan karena kedua orang tua sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing. Salah satu sisi positifnya adalah keadaan finansial keluarga semakin. Sementara sisi negatifnya adalah kurangnya waktu yang dihabiskan bersama keluarga khususnya anak. Lalu bagaimana penyelesaian yang baik untuk para orang tua bekerja agar dapat menyediakan waktunya bagi anak mereka?

Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan oleh pasangan yang berkarir di luar rumah.

Optimalisasi waktu dengan managemen yang baik

Hubungan orang tua dan anak memerlukan waktu yang berkualitas untuk berkumpul secara fisik. Waktu yang dibutuhkan tidak perlu lama yang penting orang tua konsisten meluangkan waktu bersama anak setiap hari.

  • Mencari tempat kerja yang ramah keluarga

Maksudnya disini adalah mencari tempat kerja yang memikirkan keadaan keluarga, contohnya : jam kerja yang fleksibel bagi orang tua bekerja khususnya perempuan, memberikan cuti hamil yang ideal, adanya tempat penitipan anak di tempat kerja dan tidak banyak perjalanan bisnis keluar kota/negeri. Dengan fleksibilitas dan pengertian yang diberikan oleh perusahaan tempat kerja, kita bisa memanfaatkan waktu tersebut untuk keluarga.

  • Mengatur jadwal kerja

Coba negosiasikan dengan atasan atau pihak SDM perusahaan untuk mengatur ulang jadwal kerja dengan memulai kerja lebih telat dan mengakhiri kerja lebih telat. Dengan begini, kita masih sempat untuk mengantar anak ke sekolah.

  • Padukan perjalanan bisnis dengan liburan keluarga

Pekerjaan juga bisa memungkinkan kita untuk meluangkan waktu dengan anak-anak untuk liburan yang menyenangkan. Meskipun lebih singkat dibandingkan apabila kita mengambil cuti tetapi sahabat beauty tetap bisa menikmati liburan bersama keluarga.

  • Libatkan seluruh keluarga dalam melakukan pekerjaan rumah tangga

Misalnya, keluarga dapat bekerja sama untuk membersihkan dapur setelah makan malam dengan bantuan semua anggota keluarga maka pekerjaan rumah tangga dapat dilakukan lebih cepat. Atau bisa juga membersihkan rumah bersama di akhir pekan.

Jadikan waktu dengan anak sebagai pertemuan yang berkualitas

Sesingkat apapun kesempatan kita untuk berinteraksi dengan anak, berusahalah agar kesempatan tersebut tidak terbuang sia-sia. Yang bisa sahabat beauty lakukan adalah menyapanya dengan hangat saat kita tiba di rumah, menanyakan kejadian atau pengalaman yang dialaminya selama kita tinggal, menjadi pendengar yang baik, berikan sentuhan fisik kepada anak seperti mengelus kepalanya, dan sisihkan juga waktu untuk membimbingnya belajar.

Jalin komunikasi yang baik dengan yang mengurus anak kita

Saat bekerja, kita biasa menitipkan anak kita kepada pengasuh, entah itu baby sitter, nenek ataupun sanak keluarga lainnya. Komunikasi yang baik sangat berpengaruh terhadap pelayanan kasih sayang sang pengasuh terhadap anak sahabat beauty, visi dan misi Anda dalam mendidik anak pun setidaknya akan dapat diterjemahkan oleh pengasuh itu sendiri.

Jangan ganti kasih sayang dengan uang

Sebagai orang tua, janganlah menggunakan uang sebagai pengganti waktu ataupun kasih sayang kita. Bekali anak dengan pemikiran sesuatu yang diperoleh melalui bekerja akan terasa lebih bernilai.

Pengawasan anak itu perlu!

Penelitian menunjukkan bahwa anak yang bermasalah mayoritas berasal dari keluarga yang kurang mengawasi anaknya. Sangat penting bagi orang tua untuk mengetahui dimana anaknya, sedang bersama siapa dan sedang melakukan kegiatan apa.

Demikianlah beberapa tips yang bisa dicoba oleh sahabat beauty yang berprofesi sebagai wanita karir tetapi tidak igin ketinggalan dalam perkembangan anak. (16:46)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *